Sidang Kartul
Tanggal 15 Maret kemarin, sidang kartul gelombang pertama ‘akhirnya’ dilaksanakan juga. Pesertanya? 12 orang!!
Jumlah paling sedikit yang pernah tercatat dalam sejarah sidang kartul PPI 76
. Awalnya deg2an sih, cz yang ngujinya Usth, Nia dan Usth. Iis…tapi, di dalam hati fi terus berdo’a yassirlii wa la tu’assir..
Sidang bertempat di ruang serbaguna PPI 76, yang berlokasi di wilayah TK. Jam 10 pagi sidang dimulai, berbekal snack Fi menunggu giliran, he…. Satu jam kemudian Fi dipanggil masuk. Kira-kira begini pertanyaan utamanya :
P (penguji) : Apa latar belakang nulis kartul?
Jawab Fi : kan disuruh bu, hehe..
P : Ni motto kamu, maksudnya apa? pake bahasa Jepang segala..terus ini tulisan apaan?
Fi : (menarik nafas, *sikap cool mode on*) Oh, ini huruf hiragana bu, soalnya kalo huruf kanji gk bisa..
P: coba baca!
Fi : Oh, ngg.. Ashita wa motto motto shiawase ni narou yo!!
P: Artinya??
Fi : Afi cantik sekali, eh..hari esok lebih baik dari kemarin!!
P : (mengangguk-ngangguk, membuka lembaran BAB II:PEMBAHASAN ), jadi virus komputer itu gimana?
Fi : Ya gitu w bu, sebuah program yang bisa menginfeksi program lain..
P : Kenapa bisa begitu?
Fi : Karena diprogram untuk itu, mengubah code source suatu program, berubah dari yang aslinya,,
P : ?? bingung..
Fi : sama bu, hehe
Yah, Fi ceritain sampai segitu ja w..habis jujur klo menurut Fi mah, sidangnya NGGAK ASYIK! NGGAK TEGANG! Ah, kakak2 kelas yang dulu2 bilang klo sidang tuh tegang, bisa bikin air mata keluar, dan emosi membuncah, tapi MANA?? MANA??
Saran Fi buat ke depannya, ntar klo penguji tuh harus disesuain sama tema yang dibahas santri dund..masa Fi yang ngebahas tentang komputer, dibahas sama Master Hadits dan Ekonomi??
KOMPUTER –> HADITS + EKONOMI = NGGAK NYAMBUNG!!


